Tips Pacaran

Tips, Cerita, dan Celotehan tentang asmara

Showing posts with label celoteh. Show all posts

Saturday, November 1, 2014

6 Hal Yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Kencan Pertama

3 comments :
Kencan pertama tentu merupakan sebuah momen yang sangat membahagiakan bagi anda. Entah itu kencan saat anda baru saja jadian dengan gebetan atau untuk pertama kalinya anda jalan berdua dengan gebetan. Anda tentu mengharapkan kencan anda berjalan dengan baik dan lancar, dan setelah kencan ini anda berdua akan makin mantap untuk menjalin hubungan yang lebih serius lagi untuk ke depannya.

Untuk mendapatkan kencan pertama yang baik agar membuat anda dan pasangan baru anda menjadi lebih mantap berpacaran, ada beberapa hal yang harus anda hindari atau tidak boleh anda lakukan. Berikut 6 hal yang tidak boleh anda lakukan saat kencan pertama :

1. Jangan Grogi

Bersikaplah sewajarnya saat anda sedang kencan. Jangan sampai anda terlihat gugup dan salah tingkah di depan gebetan anda. Hal ini akan membuat anda terlihat tidak percaya diri, dan hal ini biasanya kurang disukai oleh gebetan anda, terutama jika anda adalah laki - laki.

Grogi juga bisa menyebabkan rencana anda jadi berantakan. Segala persiapan anda untuk kencan pertama bisa menjadi sia - sia. Biasakan diri anda dalam kencan yang sedang anda jalani.

2. Jangan Norak

Penampilan anda saat kencan adalah kesan pertama yang akan anda berikan kepada gebetan anda. Pilihlah pakaian yang pantas dan sesuai dengan tempat anda kencan. Gunakan pakaian yang terlihat formal jika anda makan di restoran, dan gunakan gaya casual jika anda memilih untuk jalan - jalan ke mall.

Selain penampilan, sikap anda juga harus anda jaga. Jangan sampai anda terlihat udik di depan gebetan anda. Tentu anda tidak ingin membuat gebetan anda malu di depan orang banyak. Jangan sampai nantinya dia berpura - pura tidak kenal dengan anda saat ada di depan banyak orang.

3. Jangan Terburu - Buru

Baru bertemu anda sudah ingin memegang tangan gebetan. Atau yang lebih parah, anda sudah berpikir untuk menciumnya. Hindari pemikiran seperti ini. Jadikan kencan pertama anda sebagai tempat anda untuk mengenal pribadi gebetan anda, bukan untuk sentuhan fisik. Jika anda terburu - buru, hal ini akan terlihat pada sikap anda saat kencan dan bisa jadi hal ini akan membuat gebetan menjadi illfeel kepada anda.

4. Jangan Jadi Orang Lain

Kencan pertama adalah wadah bagi anda dan gebetan untuk saling mengenal. Oleh karena itulah, jadilah diri anda sendiri apa adanya. Hal ini bukan hanya untuk memberikan gambaran kepada gebetan anda bagaimana pribadi anda, tapi juga akan membuat anda lebih nyaman di depan gebetan. Jangan sampai untuk kencan, anda meminjam mobil teman anda, atau sampai meminjam uang agar bisa mengajak gebetan makan di restoran mahal. Atau anda yang biasanya jarang memakai high heels, tiba - tiba menggunakannya untuk menarik hati gebetan.

5. Jangan Kepo

Terlalu banyak bertanya dan ingin tahu bisa membuat orang lain jadi merasa terganggu. Hindari hal ini saat kencan pertama anda. Ketika gebetan sedang asyik melihat handphone, jangan sampai anda bertanya macam - macam seperti "Lagi baca BBM siapa?", atau "Lagi SMSan sama siapa?". Bertanya tentu tidak dilarang, tapi jangan sampai anda bertanya sampai kapasitas yang sudah dianggap cukup mengganggu.

6. Jangan Menanyakan Masa Lalu

Hal terakhir yang harus anda hindari adalah menanyakan masa lalu gebetan anda. Jangan membahas tentang mantan, apalagi menanyakan sejauh mana hubungan gebetan dengan mantannya. Ini akan membuat gebetan anda sangat tidak nyaman. Meskipun mungkin anda adalah orang yang cukup terbuka, tetapi bukan berarti gebetan anda demikian.

Demikian 6 hal yang harus anda hindari saat kencan pertama anda. Intinya, jadikan kencan pertama untuk anda dan gebetan lebih mengenal satu sama lain. Berikan gambaran kepada gebetan bagaimana pribadi anda. Jika anda sudah mengenal satu sama lain, tentu akan lebih baik hubungan anda dengan gebetan ke depannya.

Nah, bagaimana dengan anda yang pernah melewati kencan pertama? Apa kesan yang tidak pernah anda lupakan saat anda pertama kali kencan dengan gebetan? Ceritakan pengalaman anda pada kolom komentar.

image source : askmen.com

Tuesday, October 7, 2014

3 Kenangan Cinta Era Akhir 90an dan Awal 2000an

2 comments :
Anda yang beranjak dewasa pada akhir tahun 90an atau awal tahun 2000an tentu memiliki berbagai macam kenangan - kenangan yang sulit untuk dilupakan. Di antara kenangan tersebut, tentu banyak kisah asmara di dalamnya. Saya juga termasuk orang yang beranjak dewasa pada masa tersebut. Berikut adalah beberapa gaya pacaran yang banyak ditemui pada era akhir 90an dan awal 2000an.


1. Surat Jadi Alat Favorit

Pada masa itu, Handphone dan sejenisnya masih belum menjadi perangkat komunikasi yang umum seperti sekarang ini. Oleh karena itulah, belum booming istilah seperti SMS, apalagi BBM. Karena itulah, surat menjadi alat yang paling banyak digunakan oleh seseorang untuk mengungkapkan perasaannya kepada orang yang dia suka.
Surat di sini biasanya bukan berbentuk surat resmi yang dikirimkan lewat kantor pos dan memakai perangko, akan tetapi hanya secarik kertas yang kita berikan kepada gebetan kita, entah itu menggunakan amplop dengan motif hati atau bunga - bunga, atau bahkan tanpa amplop. Cara memberikan surat ini juga berbeda - beda, ada yang menyerahkan langsung, ada yang diam - diam menyelipkan di bawah meja gebetan, dalam tasnya, atau diselipkan di buku pelajaran, dan ada juga yang dititipkan kepada teman kita atau teman gebetan.
Beberapa orang biasanya langsung mengutarakan isi hatinya kepada gebetan dengan memberikan nama jelasnya pada surat tersebut. Sebagian lagi biasanya tidak mengungkapkan dengan jelas jati dirinya dalam surat tersebut. Ada yang hanya memberikan inisial, nama samaran, atau bahkan tanpa nama sama sekali. Entah karena malu atau mungkin sedang berusaha main detektif - detektifan dengan gebetan. Nama samaran yang biasa dipakai seperti pemuja rahasiamu, sang pengagummu, dan nama - nama samaran lainnya.

2. Wartel Jadi Tempat Penuh Cinta

Wartel cukup menjamur pada era ini. Sebagian orang pada masa sekarang ini mungkin tidak tahu apa itu wartel, bagaimana bentuknya, bagaimana fungsinya. Wartel adalah Warung Telekom atau Warung Telepon, dimana kita bisa menelepon di tempat tersebut dengan biaya persatuan waktu. Ada yang permenit, perdetik, dan lain - lain. Anda bisa cari informasinya di internet jika anda penasaran.
Wartel biasa digunakan orang untuk berkomunikasi dengan pasangan mereka, karena seperti yang saya jelaskan sebelumnya, handphone masih jarang dimiliki oleh orang - orang. Kadang - kadang wartel tersebut penuh diisi oleh orang - orang yang asyik berkomunikasi dengan pacar atau gebetan mereka, bahkan ada yang berjam - jam.

3. Peran Penting Mak Comblang

Ada yang tahu arti Mak Comblang? Mak Comblang adalah sebutan untuk orang yang menjadi perantara kita dengan gebetan. Dia adalah tim sukses kita yang menjadi suksesor kita untuk jadian dengan gebetan. Untuk mereka yang malu PDKT dengan gebetan melalui surat atau telepon, biasanya mereka menggunakan peran seorang mak comblang untuk mendekati gebetan. Mak comlang di sini biasanya adalah teman dekat kita atau teman dekat gebetan. Intinya mereka adalah orang yang mempunyai akses untuk berkomunikasi dengan gebetan.
Mak comblang ini biasanya akan terus mencari informasi tentang gebetan untuk kita, serta memberikan saran apa dan bagaimana cara yang baik buat kita untuk mendekati gebetan. Selain itu, mereka juga akan berusaha memberikan pandangan yang baik tentang kita kepada gebetan sehingga gebetan akan melihat kita sebagai sosok yang sempurna sebagai pasangannya.

Demikian 3 hal yang menjadi warna dalam dunia percintaan pada era akhir tahun 90an dan awal tahun 2000an. Apakah anda pernah mengalami 3 hal tersebut??

Thursday, October 2, 2014

Ciri - Ciri Si Dia Selingkuh

4 comments :
Anda mungkin sedang merasa gelisah melihat tingkah pasangan anda yang mulai berubah. Kemudian anda mulai merasa bimbang dan bertanya - tanya, apakah si dia sedang selingkuh? Perasaan seperti ini tentu sangat mengganggu kita, karena kita mulai berpikir yang tidak - tidak tentang pasangan kita. Pada dasarnya, ada beberapa ciri - ciri yang dapat menjadi dasar pemikiran kita bahwa pasangan kita sedang selingkuh. Berikut adalah beberapa ciri - cirinya :

1. Tidak Fokus Saat Bersama

Saat sedang bersama anda, apakah itu sedang makan bersama atau nonton misalnya, pasangan biasanya suka tidak fokus dengan kita. Saat kita sedang membicarakan sesuatu, biasanya si dia kurang memperhatikan, dan terkadang memberikan respon yang terlihat kaku. Misalnya kita sedang bercerita sesuatu yang lucu, tapi pasangan kita malah memberi respon seperti terpaksa tertawa, atau malah tidak merespon sama sekali.
Hal ini juga bisa dilihat apabila saat kita sedang bersama, pasangan kita lebih asyik bermain dengan handphone-nya. Ada kemungkinan bahwa pasangan anda sedang asyik berkomunikasi dengan orang lain. Apalagi jika dia terlihat seperti sembunyi - sembunyi saat berinteraksi dengan handphone-nya.

2. Sulit Dihubungi

Saat pasangan anda bilang kalau dia sedang keluar, misalnya ke rumah teman, atau nongkrong dengan teman - temannya, saat itu pula pasangan anda menjadi sangat sulit untuk dihubungi. Bahkan tidak menutup kemungkinan handphone-nya mati, dan kemudian akan beralasan bahwa baterai handphone dia mati.

3. Tidak Mau Ditemui

Saat si dia bisa anda hubungi ketika sedang berada di luar, cobalah tanyakan kepadanya sedang dimana. Apabila jawabannya berbelit - belit yang pada intinya terkesan seperti menutupi keberadaan sebenarnya, ada kemungkinan pasangan anda sedang bersama selingkuhannya. Jika pasangan anda mengatakan posisinya berada saat itu, cobalah untuk bilang bahwa anda akan menyusul ke tempat dia berada. Jika pasangan anda mencoba menghalangi anda untuk datang dengan memberikan berbagai alasan, mungkin pasangan anda saat itu sedang berselingkuh.

4. Paranoid Saat Anda Ingin Meminjam HP

Jika pasangan anda tidak ingin anda meminjam HP mereka, ada indikasi bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu. Di sinilah anda bisa mencurigai bahwa pasangan anda berselingkuh. Atau misalnya pasangan anda tidak keberatan anda meminjam HP nya, tapi dia tampak gelisah dan seperti terus mengawasi apa yang kita lakukan terhadap HP mereka, ini juga bisa mengindikasikan hal yang sama.

5. Sedikit Waktu Untuk Anda

Ciri - ciri terakhir yang saya berikan adalah, pasangan anda mulai memiliki sedikit waktu untuk anda. Akan tetapi, jika anda perhatikan, waktu dia justru banyak dihabiskan bersama "teman", bukan dengan sebuah pekerjaan atau kesibukan lainnya. Dari sini tentu anda bisa mengambil kesimpulan bahwa si dia mulai menjauhi anda. Kemungkinannya adalah, si dia mulai bosan dengan anda dan pelan - pelan ingin mengakhiri hubungan, atau dia sedang memberikan waktunya untuk orang lain yang bisa jadi adalah selingkuhannya.

Demikian beberapa ciri - ciri bahwa pasangan anda sedang berselingkuh. Alasan yang saya berikan tidak sepenuhnya benar, akan tetapi itu bisa menjadi bahan pertimbangan anda untuk mengambil kesimpulan bahwa pasangan anda berselingkuh. Jika anda mempunyai ciri - ciri lain, silahkan tuliskan ciri  tersebut pada kolom komentar.

Friday, September 26, 2014

Celotehan : Tentang Pacaran Beda Agama

1 comment :
Pada tulisan sebelumnya, saya menuliskan tentang momok yang menakutkan dalam sebuah hubungan yaitu Long Distance Relationship (LDR). Kali ini, saya akan menuliskan momok yang juga tidak kalah menakutkannya dari LDR, yaitu sebuah hubungan beda keyakinan. Hal yang sudah lumrah terjadi di Indonesia, yang selalu menjadi hambatan paling sulit bagi sepasang manusia yang sedang mabuk asmara.
"Tuhan memang satu, kita yang tak sama
Haruskah aku lantas pergi, meski cinta takkan bisa pergi"
Anda mungkin pernah mendengar penggalan lirik lagu Peri Cinta di atas yang dinyanyikan oleh Marcell Siahaan. Lagu tersebut mungkin mewakilkan perasaan sebagian orang yang sedang menjalani sebuah hubungan berbeda keyakinan. Sebagian orang mungkin menyalahkan sebuah hukum yang ada pada tiap keyakinan yang tidak mendukung sebuah hubungan dengan beda keyakinan. Beberapa berpendapat bahwa cinta adalah soal hati dua manusia, tidak ada kaitannya dengan Tuhan sehingga hal ini tidak seharusnya dilarang. Namun beginilah kenyataan yang ada, dan kita tidak bisa menolaknya.
Indonesia terdiri dari berbagai macam agama. Ada Hindu, Buddha, Kristen, dan Islam. Semua keyakinan ini berbaur satu sama lain dalam lingkungan masyarakat yang ada, sehingga kita bisa saling berinteraksi, bersosial, dan hubungan antar manusia lainnya. Dengan keadaan sosial kita yang seperti ini, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat kita memiliki seseorang yang dekat dengan kita yang pada kenyataannya dia memiliki keyakinan yang berbeda. Karena cinta adalah masalah hati, dan masalah hati adalah misteri, perasaan sayang pun tidak dapat kita hindari lagi, walau kita tahu bahwa orang yang kita suka berbeda keyakinan dengan kita. Ada beberapa hal yang pasti akan kita hadapi jika hal ini terus berlanjut, apalagi pada jenjang yang lebih tinggi.

Restu Orang Tua

Orang tua adalah masalah utama yang pasti akan kita hadapi bila kita sedang menjalani pacaran beda agama ini. Sudah menjadi tugas orang tua untuk mendidik anaknya, bukan hanya mendidik dari ilmu pengetahuan, juga ilmu dalam bersikap dan ilmu agama. Orang tua tentu menginginkan anaknya mendapatkan pasangan hidup yang seiman. Oleh karena itulah, orang tua pasti akan menjadi orang pertama yang menentang hubungan kita. Tidak jarang beberapa pasangan akhirnya memilih kawin lari akibat tidak mendapat restu dari orang tua.

Hukum Yang Berlaku

Masalah lain yang ada adalah hukum yang berlaku di Indonesia. Masalah ini akan timbul saat kita ingin melanjutkan hubungan yang ada ke jenjang pernikahan. Bagi umat Islam, untuk menikah kita harus mendaftarkan diri kita ke Kantor Urusan Agama (KUA). Sedangkan yang lain harus mendaftar ke Catatan Sipil. Dan di dalam hukum yang ada juga tidak ada yang mendukung sebuah pernikahan dengan beda keyakinan.
Untuk mengatasi ini, beberapa orang memutuskan untuk menikah di luar negeri, karena ada beberapa negara yang tidak mempermasalahkan keyakinan yang berbeda. Pernikahan ini pun akan tercatat oleh pemerintah negara yang bersangkutan, sehingga secara hukum pernikahan yang terjadi dianggap sah.

Keturunan

Jika pada akhirnya kita memutuskan menikah di luar negeri, masalah yang akan timbul selanjutnya adalah keturunan. Beberapa orang tua tentu ingin anaknya menganut kepercayaan yang mereka miliki. Karena kedua orang tua sang anak memiliki keyakinan yang berbeda, akan timbul kesulitan untuk memilih agama mana yang akan dididik kepada anak.

Demikian beberapa hal yang menjadi tembok penghalang bagi orang - orang yang menjalani hubungan berbeda keyakinan. Mungkin masih ada masalah - masalah lain yang akan dihadapi. Lalu, bagaimanakan kita menyikapi hal ini?
Jujur, saya pribadi bukan termasuk orang yang menyukai hubungan jenis ini. Akan tetapi, pada kenyataannya saya memiliki beberapa teman yang sedang menjalani pacaran beda agama ini, dan hubungan mereka sudah berlangsung bertahun - tahun. Untuk saya sendiri, ada beberapa hal yang saya tanamkan berkaitan dengan hubungan beda agama ini.

Kuatkan Prinsip

Prinsip di sini adalah bahwa saya hanya akan mencari pasangan yang seiman. Prinsip ini bukan berarti kita menjauhkan diri dari orang - orang yang memiliki keyakinan berbeda dengan kita, akan tetapi untuk masalah pendamping hidup keyakinan yang sama adalah harga mati.

Batasi Perasaan

Jika suatu saat kita mulai merasa dekat dan nyaman dengan seseorang yang berbeda keyakinan dengan kita, maka pada saat itu kita harus mulai membatasi perasaan kita. Membatasi di sini bukan berarti kita membatasi hubungan sosial kita dengan dia, akan tetapi membatasi bagaimana cara kita memandang dia. Kita harus selalu berusaha untuk memandang dia sebagai seorang teman atau sahabat, tidak lebih.

Selalu Pandang Sebuah Hubungan Dengan Serius

Beberapa teman saya yang sedang dalam hubungan beda agama biasanya selalu bilang bahwa ini semua hanya pacaran, dan tidak akan sampai pada pernikahan. Mungkin pada awalnya, mereka hanya merasa bahwa pacaran adalah sebuah status, namun seiring waktu hal ini bisa berlanjut pada kebutuhan hidup. Jika sudah pada tahap ini, maka akan timbul masalah - masalah. Karena itulah, jangan main - main dengan sebuah hubungan, terutama jika itu adalah hubungan beda agama.

Lalu, bagaimana jika semua ini sudah terlanjur terjadi? Mungkin beberapa hal ini bisa anda lakukan.

Bicarakan Dengan Pasangan Anda

Cobalah untuk berbicara dengan pasangan anda mengenai kelanjutan hubungan anda. Apa memang salah satu mau untuk mengikuti keyakinan yang lain. Jika iya, tentu saja itu semua karena keikhlasan, bukan karena cinta. Atau jika anda berdua cukup berani untuk pergi dari orang tua dan menikah di luar negeri. Atau cara lain yang sangat menyakitkan, yaitu harus mengakhiri hubungan yang terjalin.

Bicarakan Dengan Orang Tua

Melakukan hal ini tentu sangat menakutkan. Akan tetapi, jika setelah anda membicarakan dengan pasangan anda dan tidak ada jalan keluar, dimana anda dan pasangan tetap ingin menikah, tetapi tidak ada yang berpindah keyakinan, tidak menikah di luar negeri, maka hal ini tentu saja harus dilakukan. Mungkin orang tua anda berdua cukup terbuka soal keyakinan dan memiliki solusi yang baik.

Bagaimanapun juga, hubungan beda keyakinan ini adalah masalah yang hampir mustahil didapat jalan keluarnya. Untuk itulah, jika anda sedang mencari pasangan, atau mungkin sekarang sedang dekat dengan seseorang yang berbeda keyakinan, ada baiknya anda menghindari hubungan seperti ini. Namun jika sekarang anda sedang menjalani pacaran beda agama, dan anda merasa bahagia, silahkan anda nikmati hubungan anda tersebut.

Tuesday, September 23, 2014

Si Jomblo Sang Motivator Cinta

No comments :
Apa yang terlintas dalam pikiran anda dengan membaca judul di atas? Sebagian dari anda mungkin akan bertanya - tanya makna dari judul tersebut "Bagaimana seorang jomblo bisa menjadi motivator cinta, padahal... dia jomblo?". Yup, anda mungkin kebingungan kenapa seseorang yang sedang tidak menjalani percintaan justru menjadi motivator cinta. Atau mungkin sebagian dari anda justru mengerti maksud dari judul di atas, dan mungkin justru pernah berada pada posisi tersebut. Saya akan mencoba membahas mengenai "Si Jomblo Sang Motivator Cinta" yang sebenarnya fenomena ini sering terjadi.
Pernahkah anda menceritakan masalah percintaan dengan teman anda? Jika ya, bagaimana percintaan dari teman anda sendiri? Apakah dia single? Jika ya, maka teman anda adalah orang yang seperti saya sebutkan pada judul. Atau mungkin anda yang sedang jomblo, dan teman - teman anda banyak yang berkeluh kesah tentang hubungan percintaan mereka. Saya sendiri pernah dalam posisi ini, dimana banyak teman yang curhat tentang asmara mereka, padahal saya sendiri sudah cukup lama menjomblo. Sebenarnya bukan tanpa alasan hal ini bisa terjadi. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab seorang jomblo bisa menjadi motivator cinta buat teman - temannya. Berikut beberapa alasan yang bisa saya jelaskan

Bijaksana

Biasanya si jomblo dianggap bijaksana dalam memberikan pendapat atau saran dalam masalah percintaan. Mungkin hal ini disebabkan orang yang sedang sendiri (baca : jomblo) memiliki pemikiran yang lebih rasional, tidak berat sebelah, dan juga memiliki sebuah standar atau bayangan sendiri tentang sebuah hubungan yang sempurna. Biasanya mereka akan lebih jujur dalam memberikan pendapatnya.

Mudah Dicari Saat Diperlukan

Karena sedang tidak terikat dengan seseorang, si jomblo biasanya mudah untuk dicari saat kita memerlukan pendapatnya. Hal ini tentu saja memudahkan bagi seseorang yang sedang mengalami masalah asmara, dimana biasanya masalah bisa muncul kapan saja, dan kebanyakan orang butuh tempat berbagi saat itu juga.

Biasanya Teman Dekat Pasangan

Entah kebetulan atau bukan, biasanya posisi jomblo ini adalah teman dekat dari pasangan kita. Karena dia adalah teman dekat pasangan kita, maka tentu saja kita menganggap dia lebih tau segala sesuatunya tentang pasangan kita. Selain itu, mungkin bagi sebagian orang berpendapat karena dia adalah teman dekat pasangan kita, akan tercipta batasan antara kita dan dia apabila kebetulan si jomblo adalah lawan jenis. Hal ini tentu saja untuk mencegah timbulnya perasaan yang berlebih nantinya.

Kebanyakan Adalah Lawan Jenis

Sama seperti alasan di atas, entah kebetulan atau bukan, biasanya orang ini adalah lawan jenis. Mungkin hal ini bisa terjadi karena seseorang yang sama jenisnya dengan pasangan kita akan lebih mengerti perasaan pasangan kita. Kita bisa melihat sebuah permasalahan dari sudut pandang pasangan kita.
Demikian sedikit penjelasan dari saya mengenai fenomena Si Jomblo Sang Motivator Cinta. Mungkin dari anda ada yang memiliki pengalaman seputar judul tulisan ini. Entah anda sebagai client, atau mungkin andalah sang motivator. Ceritakan pengalaman anda pada kolom komentar. Anda juga bisa menambahkan alasan lain.

Monday, September 15, 2014

LDR, Long Distance Relationships atau Long Distance Reladiboonginship?

2 comments :
LDR LDR, atau hubungan jarak jauh, merupakan momok yang cukup menakutkan bagi banyak pasangan, baik yang masih pacaran maupun yang sudah menikah. Banyak hubungan yang kandas, entah itu hubungan yang baru seumur jagung ataupun yang sudah bertahun - tahun yang berawal dari LDR. Saya yakin dari anda semua pasti ada yang sedang atau pernah menjalani yang namanya LDR, entah sekarang berlangung atau berakhir dengan baik, ataupun yang berujung pada kegagalan.
Banyak hal yang menyebabkan terjadinya LDR. Kebanyakan yang terjadi biasanya, dua pasangan yang menjalin cinta saat sekolah, kemudian melanjutkan pendidikannya ke tempat yang berbeda. Ada pula yang harus terpisah karena tuntutan profesi, entah karena dapat pekerjaan di kota yang berbeda, dipindah tugaskan, atau alasan lainnya. Alasan lainnya yaitu karena harus pindah rumah karena ikut orang tua ke kota lain. Itulah beberapa alasan yang biasanya menjadi penyebab terjadinya Long Distance Relationship. Mungkin ada alasan lainnya yang pernah anda alami.
Lalu, kenapa LDR ini menjadi momok yang menakutkan? Dan apa pula maksud judul LDR yang diplesetkan menjadi Long Distance Reladiboonginship?? Berikut beberapa penjelasan yang bisa saya berikan berdasarkan pengamatan saya sendiri :

Rawan Perselingkuhan

selingkuh
Ini adalah hal yang paling ditakuti dan sayangnya juga paling banyak terjadi saat sedang menjalani LDR. Karena pasangan yang jauh, ditambah lagi tidak ada orang kepercayaan dari pasangan yang bisa mengawasi biasanya menjadi hal yang memudahkan terjadinya perselingkuhan. Bahkan, saat ketahuan pun biasanya si tukang selingkuh ini tidak merasa bersalah dan dengan mudahnya memutuskan hubungan dengan pasangannya.
Karena kurangnya waktu kebersamaan dengan pasangan, kemudian ada lawan jenis yang kebetulan dekat yang membuat merasa nyaman, sehingga hal ini membuat seseorang tergoda untuk berselingkuh. Pasangan yang sudah lama saja biasanya bisa dengan mudahnya tergoda, apalagi pasangan yang masih baru.
Ada pula yang selingkuh hanya sekedar mengisi kekosongan saja, karena saat ingin jalan, ingin nonton, dan lain - lain tidak ada yang menemani. Biasanya orang - orang seperti ini berpikir bahwa selingkuhan adalah sebuah plan B, dimana bila tidak memungkinkan lagi untuk kembali dekat dengan pasangan, maka hubungan dengan selingkuhan akan dilanjutkan, dan apabila ternyata keadaan kembali mendekatkan dengan pasangan, misalnya setelah lulus kuliah kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan pasangan lagi, maka selingkuhan yang akan ditinggalkan.

Susah Percaya

curiga
Baru telat balas SMS atau BBM 10 detik saja, sudah ditanya macam - macam. "Kamu habis ngapain? Kok lama balasnya?", biasanya menjadi pertanyaan umum yang terjadi saat telat membalas pesan pasangan. Entah jujur atau memang bohong, hal ini sulit untuk dihindari. Pasangan akan selalu merasa curiga saat kita telat balas pesan, telat mengangkat telepon, telepon tidak aktif.
Berkurangnya kepercayaan ini bisa juga menjadi sumber perselingkuhan. Kok bisa?? Begini, berkurangnya kepercayaan akan membuat pasangan menjadi merasa tidak nyaman karena dicurigai terus. Hal ini biasanya juga memicu terjadinya pertengkaran, dan pertengkaran berbuah pada berkurangnya rasa sayang dan cinta pada pasangan. Di saat hal ini terjadi terus menerus, tiba - tiba ada lawan jenis yang datang mendekat, dan godaan pun sulit dihindari.

Reladiboonginship

sakitnya di sini
Bagian yang paling sakit dari LDR adalah jika LDR yang anda jalani memiliki R yang berarti Reladiboonginship (baca : Rela diboongin ship). Ini terjadi bila pasangan anda adalah seorang pembohong handal dan anda adalah seorang yang sangat percaya pada pasangan anda. Atau mungkin juga berlaku sebaliknya, dimana anda adalah si pembohong. Pasangan yang berbohong akan terus berbohong kepada pasangannya, misalnya saat ditanya "Lagi apa?" dan si pembohong yang lagi asyik makan bareng dengan selingkuhan akan menjawab "Lagi ngerjain tugas aja nih.", dan dengan mudahnya si korban kebohongan mempercayai ucapan pasangannya.
Bahkan ada yang lebih sakti lagi, yaitu kita sudah tahu bahwa pasangan kita selingkuh, dan kita berpura - pura percaya sambil berharap si dia akan berubah. Biasanya moto yang selalu dipegang adalah "Dia pasti akan mengerti bahwa aku yang terbaik", atau "Nanti kalau dia sudah balik ke sini juga akhirnya akan balik sama aku lagi.", dan mungkin masih ada lagi kalimat - kalimat yang jadi penyemangat kita untuk terus bertahan walau menyakitkan.

Bagaimana Menyikapinya?

Sulit buat saya untuk mengatakan apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi yang namanya Long Distance Relationship. Jika saya bilang anda harus selalu percaya kepada pasangan anda, tapi kenyataannya pasangan anda yang justru tidak percaya atau bahkan selingkuh, tentu hal ini justru akan menyakiti hati anda. Pada dasarnya semua ini harus dikembalikan pada individu masing - masing. Bagaimana cara kita memandang sebuah hubungan, bagaimana kita memposisikan diri kita, bagaimana kita mampu mempercayai dan dipercayai.
Buat saya pribadi, yang lebih baik adalah kejujuran walau menyakitkan. Jika memang anda tergoda pada orang lain, katakan terus terang dan akhiri hubungan yang ada, dengan resiko saat anda menyadari bahwa pilihan anda salah, anda akan sangat menyesal. Dan jika anda memilih untuk setia, batasi hubungan anda dengan lawan jenis. Hindari curhat dengan lawan jenis anda, apalagi jika itu masalah hubungan anda dengan pasangan anda sekarang.
Bagaimana pengalaman anda sendiri saat menjalani LDR? Apakah anda cukup merasa baik- baik saja dengan hubungan anda? atau mungkin sekarang anda sedang tidak nyaman dan berpikir untuk putus atau selingkuh?

head image source : pakto.devianart.com